TERIMA KASIH ATAS KEPERCAYAAN YANG TELAH DIBERIKAN KEPADA KAMI....
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

DIABETES MELITUS DAN PUASA RAMADHAN

" DIABETES MELITUS DAN PUASA RAMADHAN "

Narasumber :
dr. Irman Firmansyah, Sp.PD
( Spesialis Penyakit Dalam )

Jadwal Praktek :
Senin, Rabu dan Jum'at ( Pk. 18.00 - Pk. 20.00 ) 


Puasa Ramadhan : Menahan makan & minum +/- 14 jam sehari selama 30 hari
Perubahan pola makan / minum dan pemberian obat
Diabetes Melitus ( DM ) adalah gangguan metabolik seumur hidup. Perlu penatalaksaan cermat agar
    komplikasi dapat di cegah / di hambat. 

Apa Guna Gula Darah....?
    Gula darah diperlukan oleh tubuh sebagai sumber energi terutama bagi organ - organ penting seperti otak, syaraf, sel darah, otot, dll.
   Gula darah selalu dipertahankan antara 60 - 150 MG%.

Sumber Gula Darah
    -  Makanan & minuman yang kita makan
    -  Cadangan / simpanan gula dari hati, lemak & otot.

Apa yang Terjadi Bila  Kita Berpuasa....?
    -  Pada orang normal dan diabetisi yang gula darahnya tidak terlalu tinggi
       Selama berpuasa, sumber energi diperoleh dari hati, cukup untuk puasa 12 - 16 jam, baru
       digunakan untuk cadangan gula dari lemak dan otot.

    -  Pada Diabetisi yang gula darahnya masih tinggi ( >250 MG% )
        Sumber energi dari hati tidak mencukupi, sehingga lebih cepat dipergunakan cadangan energi
        dari lemak dan otot.

Apa Akibatnya...?
    Penggunaan energi dari lemak menghasilkan keton, yang dalam jumlah besar merupakan racun bagi tubuh.

Apakah Diabetisi Boleh Berpuasa...??
   -  DM terkontrol          : Berpuasa + / - 14 jam sehari tidak mengganggu kesehatan .
   -  DM tidak terkontrol  : Bila berpuasa dapat timbul komplikasai yang berat ( Ketoasidosis ) dan bisa
                                        dehidrasi

Diabetisi Aman Berpuasa Apabila....
1.  Kadar gula darah terkontrol ( gula darah puasa 80 - 126 mg/dl, 2 jam setelah makan 80 - 180 mg/dl )
2.  Tidak menggunakan suntikan insulin lebih dari 2x sehari.
3.  Faal hati / liver baik
4.  Faal ginjal baik.
5.  Tidak ada gangguan pembuluh darah otak yang berat.
6.  Tidak ada kelainan pembuluh darah jantung.
7.  Cadangan lemak tubuh cukup.
8.  Tidak ada kelainan hormonal lain
9.  Tidak demam tinggi

Diabetisi yang sebaiknya tidak berpuasa yaitu..
1.  Diabetisi tipe 1 yang sulit terkendali
2.  Diabetisi yang menggunakan suntikan insulin > 2x sehari
3.  Diabetisi tipe 1 atau 2 yang gula darahnya tidak terkendali
4.  Diabetisi yang pernah mengalami ketoasidosis
5.  Diabetisi yang sedang hamil
6.  Diabetisi usia lanjut yang diperkirakan sulit memahami komplikasi - komplikasi yang mungkin timbul
7.  Diabetisi yang pernah mengalami lebih dari sama dengan 22 kali episode hipoglikemia / hiperglikemia
     selama Ramadhan
8.  Diabetisi dengan penyakit lain yang berat ( jantung, liver, ginjal, darah tinggi )

Bila gula darah masih tinggi tidak disarankan berpuasa

Bila Gula Darah Kita Masih Tinggi
-  Penggunaan acadangan energi dari lemak lebih awal dan menyisakan benda keton yang dapat meracuni otak
-  Tubuh kekurangan cairan karena banyak dikeluarkan melalui air seni ( sering kencing ) dan tidak ada asupan minum selama puasa.

Keracunan benda keton di tambah dengan kekurangan cairan dapat mengakibatkan koma / pingsan

Berpuasalah dengan Aman 
1.  Tetaplah aktif secara fisik dengan tetap memperhatikan kegiatan olahraga yang disarankan
2.  Hindari aktifitas fisik / olahraga berlebihan selama puasa karena dapat memicu gula darah terlalu rendah
3.  Hindari olahraga 1 - 2 jam sebelum buka puasa, karena dapat menimbulkan gula darah terlalu rendah
4.  Olahraga dapat dilakukan setelah makan utama buka puasa. Kegiatan tarawih memberikan manfaat karena mempertahankan aktifitas fisik

Pengaturan Makan
1.  Jumlah energi ( kalori ) dari makanan yang dibutuhkan pada waktu puasa sama seperti bila tidak puasa.
2.  Perlu pengaturan dan distribusi makanan serta obat - obatan
3.  Pengaturan makanan
     -  Buka puasa  : 50 % kebutuhan energi sehari
        # Sebelum sholat Magrib : makanan ringan ( 10 % )
        # Sesudah sholat Magrib : makanan utama ( 40 % )
     -  Sesudah sholat Tarawih : Makanan ringan ( 10 % )
     -  Sahur : Makanan utama ( 40 % )

Perubahan Jadwal dan Dosis Obat Tablet Diabetes

#  Bila anda biasa minum tablet sulfonilurea ( glibenclamide, daonil, euglucon, glucodex, glurenorm, amaryl, metrix, gluvas dll ).
  
1x sehari, sebelum sarapan :
Obat diminum 1x sehari pada saat berbuka puasa
Dosis obat mungkin dikurangi sesuai pertimbangan dokter


#  Bila anda biasa minum tablet sulfonilurea ( glibenclamide, daonil, euglucon, glucodex, glurenorm, dll ).
   2x
sehari, sebelum sarapan & makan petang :

- Obat pertama yg biasa diminum pagi hari, dipindahkan diminum saat berbuka  puasa
-
Obat kedua yang biasa diminum petang dialihkan ke saat makan sahur dengan dosis yang dikurangi


#  Bila anda biasa minum tablet sulfonilurea ( glurenorm, gliquidon dll ).
  
3x sehari, sebelum makan  :

-  O
bat pertama yg biasa diminum pagi hari, dipindahkan diminum saat berbuka  puasa
Obat kedua yang biasa diminum petang dialihkan ke saat makan sahur
Obat ketiga yang biasa diminum malam hari tidak diminum


#  Bila anda biasa minum tablet Metformin, ( glucophage, diabex, gludepatic,glumin, glucofor dll ).
   
3 x 500 mg sehari :

  
1 tablet diminum sesudah sahur,
   2 tablet
diminum sesudah buka puasa


#  Bila anda biasa minum tablet Metformin , ( glucophage, diabex, glumin, gludepatic, glucofor dll ).
   
2 x 500 mg / 850 mg sehari :

  
1 tablet diminum sesudah sahur, 1 tablet diminum sesudah buka puasa



Bila anda Menggunakan Insulin 



#  Diabetisi tidak dianjurkan berpuasa bila :
   -
Dosis insulin yang digunakan cukup besar
   -
Menyuntik insulin 3 – 4 kali perhari


#  Diabetisi dengan suntikan insulin 1x sehari, pagi hari ( Lantus, Levemir, Insulatard, Humulin N )
   
- Insulin disuntikkan sore hari menjelang berbuka puasa
    -
Dosis insulin anda mungkin akan disesuaikan oleh dokter


#  Diabetisi dengan suntikan insulin 1x sehari, malam hari ( Lantus, Levemir, Insulatard, Humulin N )
   
-  Insulin tetap disuntikkan malam hari  seperti biasa
    - 
Dosis insulin anda mungkin akan disesuaikan oleh dokter


#  Diabetisi dengan suntikan insulin 2x sehari, sebelum sarapan & sebelum makan malam ( Mixtard 30/70,
    Humulin 30/70, Novomix, Humalog Mix 25 )

   
- Insulin pagi disuntikkan sore hari menjelang berbuka puasa, dosis mungkin dikurangi 1/3 nya
    - Insulin sore
disuntikkan sebelum sahur, dosis mungkin dikurangi hingga ½ nya  


Diabetisi dengan suntikan insulin 2x sehari, sebelum sarapan & sebelum makan malam    (mixtard30/70,
    Humulin 30/70, Novomix, Humalog Mix 25)

    -
Besarnya pengurangan dosis sesuai dengan pertimbangan dokter yang berbeda pada tiap-tiap diabetisi



Hal - Hal yang perlu diperhatikan

1.DM usia lanjut cenderung dehidrasi -> minum banyak


2.Waspada terhadap hipoglikemia

  - Makan sahur mendekati imsak

  - Kurangi aktifitas fisik yang berat pada siang hari

  - Kenali tanda-tanda hipoglikemia

Tanda - Tanda Hipoglikemia 
berkeringat, gelisah

gemetar, berdebar

o  lidah, bibir kesemutan

o  penglihatan ganda

bingung, pembicaraan tidak jelas

o  Bila berlanjut : Kejang, pingsan

o  Pemeriksaan Gula darah kurang 60 mg/dl



Bila Hipoglikemia : Segera minum Air Gula

Cara mengatasi gula darah terlalu rendah (hipoglikemia) 
- Segeralah berbuka 
- Minum manis / gula pasir sampai gejala-gejala hilang, dilanjutkan dengan makan 
- Berhenti minum obat diabetes
- Konsultasi dokter / team diabetes anda pada kesempatan pertama
 
Keracunan Keton ( Ketoasidosis )
- Lemas
- Sakit perut  
- Mual dan muntahmuntah  
- Pusing
- Gelisah 
- Kram otot  
- Nafas berbau aseton  
- Kesadaran menurun

Penting.........................
- Persiapkanlah diri anda sebelum berpuasa


- Yakinkan anda sudah mengikuti saran team diabetes anda (dokterahli gizi, perawat, edukator diabetes)


- Tetaplah berkonsultasi dengan team diabetes anda  



Terima Kasih.... Semoga Bermanfaat 
Disampaikan pada Talkshow On Air di Radio Dakta
( 12 Juli 2013 )

 

Delete this element to display blogger navbar

 
© RS Citra Harapan | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Develop by WELL PRO Management
Powered by Blogger