TERIMA KASIH ATAS KEPERCAYAAN YANG TELAH DIBERIKAN KEPADA KAMI....
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Talkshow Kesehatan RS Citra Harapan di Radio Dakta, Tgl 25 November 2016, pkl 14.00 - 15.00 Nara Sumber dr.Nanang Sp.A ( Cegah Kejang demam pada anak )


     
Cegah Kejang Demam Pada Anak
( dr Nanang, SpA )

    Kejang pada anak adalah Kejadian yang mencemaskan orang tua karena anak kehilangan kesadaran disertai gerakan tubuh yang tidak terkontrol, timbul nya seringkali tiba-tiba tidak bisa di duga.

    Tetapi sebenarnya dapat diperkirakan kalau kita perhatikan pertanda sebelum nya
}Batasan

    Kejang demam ialah bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh

    (suhu reetail diatas 38 ̊C ) yang di sebabkan oleh sesuatu proses di luar kepala.

    Kejang demam terjadi pada 2-4 % anak ber umur 
    6 Bulan – 6 Tahun.


}Klasifikasi

   1.  Kejang Demam Sederhana
     2. Kejang Demam Kompeex
1. Kejang Demam Sederhana

            Kejang yang berlangsung singkat kurang dari 15 menit, umum nya berhenti sendiri, kejang berbentuk umum, tonik atau klonik tanpa gerakan fokal, tidak berulang dalam waktu 29 jam


2.   Kejang Demam Kompeex

      - Kejang demam lebih dari 15 menit

      - Kejang fokal atau parsial satu sisi atau kejang umum   didahului  kejang parsial .
         - Berulang atau lebih dari satu kali perhari
 Penjelasan 
}Kejang Lama

       Kejang berlangsung lebih dari 15 menit atau kejang berulang lebih dari 2 kali dan diantara bangkitan kejang anak tidak sadar.



}Kejang Fokal

    adalah kejang partial sati sisi atau kejang umum yang didahului kejang parsial.



}Kejang Berulang

    Adalah kejang 2 kali atau lebih dalam 1 hari, diantara 2 bangkitan kejang, anak sadar
Faktor penyebab terjadinya kejang demam
- Immaturitas otak & Termo Regulaton
- Demam, dimana kebutuhan oksigen meningkat
- Predisposisi Genetik
}Penata laksana saat kejang di Rumah sakit atau klinik biasanya kejang demam berlangsung singkat, sehingga pada waktu datang di RS atau klinik kejang sudah berhenti.


}Apabila masih kejang maka diberikan obat Diazepam IV atau Diazepam Rectal ( Obat anti kejang ) orang tua pasien dapat melakukannya di rumah, apabila belum berhasil dapat di ulang sampai 2kali, selanjutnya bila belum berhasil juga sebaiknya di kirim ke RS.


}Selama di RS dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang untuk diagnostik dan menentukan status kejangnya.


}Hal ini perlu untuk tindak lanjut dan upaya pencegahan kejang selanjutnya.
Upaya mengatasi Demam 
1.Obat anti panas diberikan untuk mencegah       panas badan yang tinggi, biasanya diberikan obat paracetamol 4x sehari atau ibuprofen  3-4 kali

 2.Anti Konvulsan
       pemakaian obat Diazepam Oral atau Rectal pada suhu lebih dari 38,5  ̊C
  
Apabila ternyata kejang lagi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan
}Tetap tenang dan tidak panik

}Longggarkan pakaian yang ketat, terutama sekitar leher

}Apabila tidak sadar, posisikan  anak tidur  terlentang dengan kepala miring

  Bersihkan muntahan atau lendir  dari mulut.

}Ukur  suhu, observasi lama dan bentuk kejang.

}Berikan diazepam Rectal

}Pasien jangan di tinggal

}Bawa ke dokter  atau RS bila kejang berlangsung 5 menit atau lebih.
Prognosis 

}Kemungkinan mengalami kecacatan atau kelainan NeurologoisTidak pernah ada

}KematianTidak ada

}Kemungkinan berulangnya kejang demam dengan faktor resiko :

  1. Riwayat kejang demam dalam keluarga

  2. Umur kurang dari 12 bulan

  3. Temperatur juga rendah saat kejang

  4. Cepat nya kejang setelah demam

 
  Resiko terjadinya Epilepsi  
}Kelainan Neurologis atau perkembangan yang jelas sebelum kejang pertama

}Kejang demam komplex

}Riwayat epilepsi pada orangtua atau saudara kandung


Delete this element to display blogger navbar

 
© RS Citra Harapan | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Develop by WELL PRO Management
Powered by Blogger