Prosedur Pelayanan Trauma Center (TC) PT Gold Coin Specialities

Prosedur Pelayanan Trauma Center (TC) PT Gold Coin Specialities

 

 
MEMO INTERNAL
 
Kepada           : Informasi, Counter Rawat Inap,Counter Rawat Jalan, Apotik, Keuangan Rawat Inap, 
                          Keuangan Rawat Jalan dan IT 
 
Dari                 : Dept.Marketing

Hal                  : Prosedur Pelayanan Trauma Center (TC) PT Gold Coin Specialities 
________                                    ____________________________________________________
Bersama ini kami sampaikan, bahwa per tanggal 10 Agustus 2020 Peserta dari PT Gold Coin Specialities  dapat dilayani dengan ketentuan sebagai berikut : 

A.   Lingkup Pelayanan
a.  Pelayanan Medis , yaitu
1. Rawat Inap;
2. Rawat Jalan;
3. Operasi oleh dokter spesialis, dokter subspesialis

b.  Pelayanan Penunjang Medis , yaitu:
1. Laboratorium;
2. Radiologi;
3. Fisioterapi;
4. Rehabilitas Medik;
5. Instalasi farmasi ( obat-obatan ) dan lain-lain yang termasuk pelayanan
    penunjang medis .

B.    Prosedur Pelayanan Kesehatan Program JKK
Rumah Sakit Citra Harapan memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta program JKK yang mengalami kecelakaan kerja dan/atau penyakit akibat kerja malalui prosedur pelayanan yang berlaku sebagai berikut : 
  1. Peserta datang berobat dengan menunjukkan kartu peserta BPJS ketenagakerjaan
  2. Petugas Rumah Sakit Citra Harapan meneliti eligibilitas peserta yang mengalami kecelakaan kerja dan/atau penyakit akibat kerja melalui aplikasi di website BPJS ketenagakerjaan atau menghubungi petugas yang ditunjuk oleh kantor cabang BPJS ketenagakerjaan yang terdekat 
  3. Petugas Rumah Sakit melakukan konfirmasi ke kantor cabang BPJS ketenagakerjaan Bekasi kota, jika nama peserta tidak eligibel atau terdapat notifikasi ( peringatan ) untuk melakukan konfirmasi data 
  4. BPJS ketenagakerjaan wajib melakukan pengecekan data eligibilitas peserta tersebut, jika peserta memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat, maka BPJS ketenagakerjaan melakukan pembaharuan data ( Updating data ) selambat nya 2 (dua)hari kerja agar data peserta tersebut muncul di dalam sistem pengecekan eligibilitas. 
  5. Peserta yang mengalami kecelakaan kerja di tempat kerja yang didampingi oleh perwakilan pemberi kerja, maka perwakilan pemberi kerja : 
  • Mengisi dan menandatangani formulir surat pernyataan bersedia menanggung untuk biaya perawatan dan pengobatan karyawan yang tidak ditanggung oleh BPJS ketenagakerjaan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku . 
  • Menyerahkan formulir kecelakaan kerja tahap 1 ( form 3 KK 1 ) atau formulir penyakit akibat kerja tahap 1 ( form 3 PAK 1 ) yang telah dilengkapi .
6. Peserta yang mengalami kecelakaan kerja pada saat berangkat kerja atau pulang kerja yang tidak didampingi  oleh perwakilan pemberi kerja, maka pihak Rumah Sakit menghubungi pemberi kerja : 

  • Untuk melaporkan kepada BPJS ketenagakerjaan terkait adanya kasus kecelakaan kerja. 
  • Mengisi dan menandatangani formulir surat pernyataan bersedia menanggung untuk biaya perawatan dan pengobatan karyawan yang tidak ditanggung oleh BPJS ketenagakerjaan sesuai peraturan dan perundang - undangan yangberlaku.
  • Menyerahkan Formulir kecelakaan kerja tahap 1 ( form 3 KK 1 ) atau formulir penyakit akibat kerja tahap1 ( form 3 PAK 1 ) yang telah dilengkapi. 

7. Peserta yang mengalami kecelakaan kerja lalu lintas, maka penjamin pertama dapat diajukan ke PT.Jasa Raharja ( Persero ) sampai batas plafon, selanjutnya kelebihan biaya dari plafon dijamin oleh BPJS ketenagakerjaan 

8. Peserta yang mengalami  kecelakaan kerja lalulintas yang tidak dijamin oleh PT Jasa Raharja ( Persero ) seperti kecelakaan tunggal, maka dijamin oleh BPJS keteragakerjaan 

 9. Peserta yang tidak terbukti mengalami kecelakaan kerja tidak dijamin oleh BPJS ketenagakerjaan. penjaminan dapat diajukan ke BPJS kesehatan sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku atau menjadi tanggungan peserta. 

10. Petugas Rumah Sakit Citra Harapan mengisi formulir pengajuan surat jaminan malalui aplikasi atau manual, untuk kemudian dikirim ke kantor cabang BPJS ketenagakerjaan agar dapat diterbitkan surat jaminan paling lambat 2 ( dua ) hari kerja setelah peserta mendapatkan perawatan dan pengobatan.

 11. kantor cabang BPJS ketenagakerjaan menerbitkan surat  jaminan melalui aplikasi atau manual untuk peserta paling lambat 2 ( dua ) hari kerja setelah menerima notifikasi pengajuan surat jaminan dari sistem atau laporan pengajuan surat jaminan dari petugas Rumah Sakit. 

12. Apabila diperlukan penanganan lebih lanjut, Rumah Sakit Citra Harapan dapat merujuk peserta ke fasilitas kesehatan RSTC yang lebih tinggi dengan melampirkan dokumen, yaitu :

- Surat Rujukan 

- Salinan Formulir kecelakaan kerja tahap 1 ( form 3KK 1 ) atau formulir penyakit akibat kerja tahap 1 ( form 3 PAK 1 ) 

13. Dokter Rumah Sakit Citra Harapan yang merawat peserta wajib mengisi formulir 3b PAK 3 untuk kasus kecelakaan kerja atau formulir 3b PAK 3 untuk kasus penyakit akibat kerja jika perawatan dan dinyatakan selesai.

14. Peserta BPJS Ketenagakerjaan atau dalam kondisi yang tidak memungkinkan dapat diwakilkan oleh perwakilan perusahaan atau keluarga untuk menandatangani formulir bukti layanan setelah mendapatkan pelayanan. 

15. Rumah Sakit Citra Harapan wajib menyediakan ruang perawatan kelas 2 yang minimal setara dengan ruang perawatan kelas 1 rumah sakit pemerintah sesuai dengan hak peserta, dan apabila tidak tersedia kelas yang ditentukan maka peserta dapat dilayani diruang perawatan yang tersedia sampai terdapat ruang perawatan kelas2. 

16. Penagihan biaya ruang perawatan sesuai dengan ruang kelas perawatan yang digunakan oleh peserta. 

17. Pemberian resep obat - obatan oleh tenaga Medis Rumah Sakit Citra Harapan bagi peserta program JKK mengutamakan obat - obat generik berloko ( OGB ) dalam kemasan ( blister/strip )

18. Rumah Sakit Citra Harapan dapat memberikan jasa pengankutan berupa pelayanan ambulans untuk : 

- Menjemput peserta program JKK yang mengalami kecelakaan kerja dilokasi kejadian kecelakaan kerja 

- mengantar / merujuk pasien peserta program JKK apabila diperlukan rujukan ke RSTC lain 

- Mengantar pasien peserta program JKK dari rumah sakit ke rumahnya 

- Besarnya biaya pelayanan ambulans sesuai dengan standar biaya ambulans yang ditetapkan pemerintah daerah 

- dalam hal belum terdapat tarif dasar ambulans yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, tarif yang ditetapkan mengacu pada biaya yang berlaku pada daerah dengan karakteristik geografis yang setara pada satu wilayah.

19. Pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis program JKK yang diberikan oleh Rumah Sakit Kepada Peserta Program JKK, antara lain meliputi : 

- Gawat Darurat

- Pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit 

- Perawatan lanjutan di Rumah Sakit 

- Rawat Inap 

- Penunjang diagnotik 

- Perawatan intensif 

- Pengobatan 

- Pelayanan Khusus 

- Alat Kesehatan dan implan 

- Jasa dokter / medis 

- Operasi 

- Pelayanan darah 

- Rehabilitasi medik 

20. Hal - Hal yang tidak dapat dikategorikan sebagai kecelakaan kerja :

- Kecelakaan yang terjadi pada waktu cuti, atau hari libur lainnya, dimana yang bersangkutan bebas dari urusan pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya 

- kecelakaan yang terjadi di mess/perkemahan yang tidak berada di lokasi ( tempat ) kerja 

- Kecelakaan yang terjadi diluar waktu kerja atau dalam rangka melakukan kegiatan yang bukan merupakan tugas dari atasan untuk kepentingan perusahaan 

- kecelakaan yang terjadi pada waktu yang bersangkutan meninggalkan tempat kerja untuk kepentingan pribadi. contoh : pergi untuk makan, tidak dianggap sebagai kecelakaan kerja jika perusahaan yang bersangkutan menyediakan fasilitas makan. 

- Sakit biasa yang tidak ada hubungannya dengan hubungan kerja 

- Hal - hal yang tidak ditanggung adalah : 

  • Bunuh diri
  • Gangguan kesehatan/penyakit akibat ketergantungan obat dan/atau alkohol 
  • Mencelakakan diri sendiri dengan sengaja 
  • pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional, termasuk akupuntur, shinse, chiropratic, yang belum ditanyakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan 
  • Penyakit yang tidak berhubungan dengan ruang lingkup kecelakaan kerja dan akibat dari hubungan kerja 
  • semua obat kosmetik, obat gosok seperti minyak kayu putih dan sejenisnya 
  • semua obat / vitamin yang tidak ada hubungannya dengan kasus kecelakaan kerja atau penyakit akibatkerja 
  • Operasi plastik dengan tujuan kosmetik 
  • Penyakit akibat hubungan kerja yang dicetuskan, diperberat oleh pekerjaan seperti hernia yang ada faktor bawaan, dan asma yang diakibatkan keturunan 
  • Kasus meninggal mendadak yang terjadi tidak dilokasi tempat kerja 
  • Klaim pengobatan dan perawatan yang sudah melewati 1 ( satu ) tahun dari tanggal pengobatan dan perawatan tersebut